[Ada Apa dengan Rohingya?]

Kekerasan mematikan semakin memburuk di negara bagian Rakhine, Myanmar. Hingga Minggu (27/8/2017), korban tewas mencapai 100 orang.

Korban tewas meningkat karena bentrokan bersenjata antara tentara dan militan Rohingya berlanjut untuk hari ketiga, Minggu kemarin, seperti diberitakan kantor berita Perancis, AFP, dan media Inggris, The Guardian.

Pemerintah telah mengevakuasi setidaknya 4.000 warga desa non-Muslim di tengah bentrokan yang berlangsung di Rakhine barat laut. Ribuan Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh. (sumber http://nasional.kompas.com/read/2017/09/02/20081931/ketua-pbnu-percuma-itu-nobel-kalau-membiarkan-pembantaian-umat-muslim)

Rohingya merupakan kelompok etnis muslim asli yang menetap di wilayah Arakan sejak abad XVI. Wilayah tersebut saat ini menjadi bagian dari Negara Bagian Rakhine, wilayah Myanmar Barat yang berbatasan langsung dengan Bangladesh. Istilah Rohingya sendiri berasal dari kata Rohai atau Roshangee yang berarti penduduk muslim Rohang atau Roshang (sebutan untuk daerah tersebut sebelum dinamai Arakan).

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut etnis Rohingya sebagai etnis yang paling menderita di muka bumi. Etnis minoritas ini tertindas di Myanmar, tertolak di Bangladesh. Mayoritas etnis Rohingya tinggal di Rakhine, salah satu bagian propinsi di Myanmar. Namun mereka tidak memiliki identitas kewarganegaraan Myanmar karena dianggap imigran ilegal dari Bangladesh. Sebaliknya, Bangladesh tidak mau menerima mereka karena dianggap sebagai warga Myanmar. Ketiadaan identitas ini menyebabkan mereka tidak memiliki akses pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan tempat tinggal yang layak. Bahkan, ruang gerak mereka dibatasi hanya lingkup geografis tertentu.

Sejak 1982, Etnis Rohingya telah mengalami persekusi dan pengusiran berulang kali. Terakhir, sepanjang minggu ini, tidak kurang 3.000 orang melarikan diri ke perbatasan Bangladesh karena kebrutalan yang dilakukan oleh militer Myanmar. Dalam sepekan ini, jumlah korban dari etnis Rohingya mencapai kurang lebih 800an orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Bagi kamu yang ingin mengetahui kondisi Rohingya! Atau terpanggil hatimu untuk bersama selamatkan Muslim Rohingya? Yuk ikuti Kajian Edisi Rohingya..

KAJIAN KHAZANAH KAMPUS dengan tema “Indonesia untuk Rohingya : Kemanusiaan yang adil dan beradab”

Senin, 04 September 2017
Pukul 15.30 – Selesai
di Masjid Nuruzzaman UNAIR Kampus B

Bersama,
Ustadz Muhammad Yunus
(Dosen UNAIR dan Sekjen GUIB Jatim)

#JIMMengabdi
#MyFriendMyFamily
##StopGenosidaMuslimRohingya

Advertisements

Bijak itu Kedtche

Oleh : Ilham Alif Furqon

Banyaknya permasalahan kontemporer yang tidak dijumpai oleh orang orang salaf (terdahulu), telah menyebabkan banyaknya perselisihan pendapat

Begitu juga pada aktivitas seorang aktivis dakwah yang penuh dengan hal hal yg sifatnya anti mainstream hehe, karena banyak yang bakalan mengkritisi segala laku lakunya. Misalnya mengkritisi kebijakan dalam cara men-syiarkan, atau juga dalam proses pembinaan kader

Penyikapan terhadap perselisihan pandangan hendaknya bisa disikapi dengan cara cara yang ahsan, karena, cara menyikapi itu adalah sebuah cerminan “kebijaksanaan” dari individu. Meski ada yang menolak dengan cacian, ada yang memilih diam, pun ada yang mengikuti dan menjadikan teladan

Itu biasa.. Continue reading Bijak itu Kedtche

PENCARI CAHAYA-MU

Oleh : Moh. Wahyu Syafi’ul Mubarok

Aku menemukan sebuah keganjilan selepas UAS. Ketika ada sekelompok orang yang dengan kesadaran penuh melakukan pendakian di malam hari. Aku yakin pasti bahwa langkah – langkah yang menapaki setiap jengkal tanah pegunungan itu bukanlah seorang yang ahli dalam hal pendakian. Aku bisa menjamin demikian karena rombongan mereka adalah organisasi JIMM, ski fakultas milik FST Unair. Karena aku pun termasuk di dalam rombongan mereka.

Berbekal tekad yang kuat, kaki – kaki ini terus melangkah berbekal basmalah di setiap daerah yang berhasil terjamah. Hanya gelap, angin pegunungan, dan samudera langit berisikan gemintang yang terus mengiringi. Aku pun sempat berpikir di tengah napas yang tersengal – sengal, ketika jam tangan telah menunjuk angka 11 lewat. Continue reading PENCARI CAHAYA-MU

ISEF 2017

myhome

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, ikhwah fillaah 😊.

Setelah sukses dengan Islamic Science and Technology Fair (ISEF) 2016 😄, kini Jama’ah Intelektual Mahasiswa Muslim Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga dengan bangga mempersembahkan…

🌸Islamic Science and Technology Fair (ISEF) 2017🌸

Dengan tema “Mewujudkan Indonesia Madani melalui Generasi Emas yang Berjiwa Qur’ani”

ISEF 2017 merupakan serangkaian kegiatan berupa kompetisi untuk siswa SMA/MA/sederajat se-Indonesia:
📘Cerdas Cermat Islam
📝Karya Tulis Ilmiah AlQur’an
🎭Musabaqah Syarhil Qur’an
Yg dilaksanakan di FST Unair pada 11 November 2017 📅

💦💦Dan bagi kalian mahasiswa/pelajar/masyarakat umum se-Indonesia, kami menyelenggarakan:
📑Lomba Cipta Puisi
⛺Lomba Desain Poster
Yg dilaksanakan secara online

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Agustus 2017
Yuk semarakkan ISEF 2017🎉🎉🎉
Kami tunggu di bumi Airlangga

More info, cek ⤵
Web: jimmunair.wordpress.com/isef2017
Instagram: isefjimmunair
Line@: @phv5333n

#ISEF2017
#JIMMengabdi

TEMU ALUMNI & HALAL BI HALAL

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulilah hirabbil ‘aalamin, tepat pada hari Minggu, 09 Juli 2017 telah terlaksana proker dari Departemen JARMED JIMM yaitu “TEMU ALUMNI & HALAL BI HALAL” Jama’ah Intelektual Mahasiswa Muslim Universitas Airlangga. Acara ini merupakan sebuah progam kerja tahunan yang mempertemukan kembali seluruh pengurus JIMM dari angkatan 2016 – alumni baik yang sudah lulus maupun yang masih berkuliah namun sudah tidak menjadi pengurus. Acara ini bertempat di Ruang 322A, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga.

TEMU ALUMNI & HALAL BI HALAL ini dimulai pada pukul 08.58 WIB yang dibuka oleh MC yaitu Zammi (fisika 2016) dan Aufar (Biologi 2016). Acara diawali dengan penampilan Nasyid dari UKM Seni Religi Universitas Airlangga. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudari Laili. Kemudian sambutan dari Arinal Izza Y (Sistem Informasi 2016), selaku Ketua Pelaksana. Dilanjutkan sambutan dari Achmad Shiddiq (Biologi 2015) selaku Mas’ul JIMM 2017 dan dilanjutkan sambutan dari perwakilan Alumni yaitu Affan Mas Taufiqurrahman (Kimia 2000).

Setelah semua sambutan selesai, dilanjutkan dengan ceramah agama yang diisi oleh Ustad Arif Wibowo yang membahas tema dari acara ini yaitu “Mengabdi dengan Ikhlas, Ukhuwah tanpa Batas”. Setelah ceramah agama diisi oleh presentasi JIMMengabdi 2017 yang disampaikan Mas’ul JIMM 2017 Yaitu Achmad Shiddiq mengenai penjabaran semua departemen yang ada di JIMMengabdi 2017.

Memasuki waktu dhuhur acara break sebentar untuk sholat berjamaah, dilanjutkan dengan makan siang bersama mulai pukul 13.00, sambil menikmati hidangan makan siang semua peserta yang hadir diputar video-video yang berkaitan dengan JIMMengabdi 2017. Dilanjutkan dengan sharing bersama dengan para alumni yang ikhwan dipimpin oleh Achmad Shiddiq (Biologi 2015), dan yang ikhwan dipimpin oleh Puja N. Audria (Math 2014) yang juga diselingi oleh pemaparan ISEF 2017. Acara ini di akhiri dengan photo session dan ramah tamah.

“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (Muttafaqun alaih)

Semoga acara ini bisa menjadikan ajang silaturahmi dan ukhuwah antar pengurus semakin erat. Aamiin.

#JIMM #MyFriendMyFamily #AllahuAkbar

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

MERAIH AMPUNAN DI BULAN RAMADHAN

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Sahabat, perlu kita ketahui bahwa puasa adalah perisai dan penghalang dari dosa dan kemaksiatan serta pelindung dari neraka. Seorang muslim yang berusaha mendapatkan ampunan dosa akan berbahagia dengan adanya amalan shalih agar Allah menghapuskan dosa dan perbuatan jeleknya karena kebaikan bisa menghapus kejelekan

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut, kecuali rasa lapar dan haus ” (Hr. At-Tabrani)

Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Kesalahan seseorang terhadap keluarga, harta dan tetangganya akan dihapuskan oleh sholat, puasa dan shadaqah” – muttafaqun alaih Continue reading MERAIH AMPUNAN DI BULAN RAMADHAN