Larangan -larangan muslimah ketika berpuasa

Kiswah, 02 juni 2017

Bulan Ramadhan ialah bukan yang penuh berkah yang mana yg sunnah menjadi wajib dan yang wajib menjadi berlipat-lipat pahalanya.

Ada 9 peristiwa  yg membatalkan puasa :

  1. Memasukkan sesuatu kepada 9 lubang.

– MULUT

memasukkan sesuatu ke dalam mulut dan di telan. apabila tidak d telan tidak membatalkan puasa.

Menelan ludah tidak membatalkan puasa karena berasal dari diri sendiri. Ada 3 macam atau syaratnya, yaitu :

  1. Bukan ludah orang lain.
  2. Ludah murni, tidak bercampur dengan rasa2 yg lain.
  3. Ludah yg ada di dalam mulut. bukan yg dikeluarkan d suatu tempat dan ditelan kembali.

-SEPASANG LUBANG HIDUNG

Ketika wudhu di sunnahkan memasukkan air dalam hidung karena apa? Karena banyak jin yg berada d dalam hidung kita.

Caranya ialah dg menghirup air dan mengeluarkannya kembali tanpa ada yg tertinggal. Dan berhati-hati saat puasa.

– TELINGA

membersihkan kotoran telinga alangkah lebih baik setelah berbuka puasa. Karena dikawatirkan akan memasukkan kotoran ke ruang gendang telinga kita.

– LUBANG DEPAN

memasukkan sesuatu ke dalam farji maka akan membatalkan puasa.

–  LUBANG BELAKANG

sunnah membersihakan ke dalamnya untuk memastikan supaya tidak ada kotoran yang tertinggal. Asalkan tidak melebihi garis tangan pertama.

  1. Muntah yg tidak tidak membatalkan puasa.

– mabuk perjalanan

– muntah tidak disengaja, karena melihat sampah, dll

– setelah gosok gigi.

  1. Bersenggama, saat sudah bersuami kelak maka hendaklah menjaga jarak atau bagaimana caranya agar tidak menimhulkan syahwat.

Apabila ada seorang suami yg meminta melakukan senggama pada saat puasa, maka sebagai seorang istri kita sebaiknya menjelaskan/memberitahu hukumnya dengan sopan dan baik.

  1. Keluar mani dengan sengaja.

Ada beberapa aktivitas yg bisa menimbulkan keluarnya air mani baik laki-laki danperempuan, diantaranya :

  • an
  • Bersenggama
  • Melihat sesuatu yg menimbulkan rangsangan
  1. Haid

6.melahirkan

7.nifas

  1. Hilang akal, dibagi dalam 3 golongan, diantaranya :

– tidur, tetapi tidak boleh disengaja utk tidur terus menerus.

Contoh : tidur habis saur sampai isya tidak membatalkan puasa karena tidak disengaja, namun mengurangi kesempurnaan puasa.

– pingsan tidak membatalkan puasa asalkan ada masa sadar di sepanjang waktu puasa

Misal pingsan habis saur sadar 10 menit lalu pingsan lagi sampai maghrib maka puasanya tidak batal.

– gila, membatalkan puasa.

  1. Murtad, keluar dari islam.

Ada beberapa ulama yg beranggapan dengan perkataan juga membuat seseorang murtad. Contohnya : berkata Rasulullah adalah penghuni neraka

Mencuri tidak membatalkan puasa tetapi mengurangi kesempurnaan dalam puasa dan juga larangan2 lainnya seperti marah, berkata kotor.

Merokok membatalkan puasa karena :

Ada sebagian ulama yg mengharamkan rokok.

Memasukkan sesuatu ke dalam mulut.

Advertisements