KALQULUS (Kajian Al Qur’an Ala Ustadz)

Selasa, 2 Mei 2017- pukul 16.00

Pemateri : Al-Ustadz Drs.R. Arif Wibowo, M.Si ( Dosen Fisika Unair )
Notulen : Nila Firdawati

Asalamualaikum wr.wb
Pada hari ini, materi yang dibahas adalah melanjutkan tafsir bulan sebelumnya. Ketika pertemuan sore ini, beliau mengajarkan pemahaman tafsir dari ayat 183 suroh Al-Baqoroh يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ(183) .

Dalam ayat ءَامَنُوا ditafsirkan dengan صدٌّقو بالله ورسوله وما جاءعن الله تعا لى sehingga ءَامَنُوا disini bermakna orang-orang yang membenarkan terhadap Allah dan rosulNya dan apapun yang datang dari Allah SWT. Selanjutnya كُتِبَ ditafsirkan dengan فرض yang berarti diwajibkan dan الصِّيَام yang dimaksud adalah puasa Romadlon.

Untuk قَبْلِكُمْ ditafsirkan dengan امة قَبْلِ yang berarti sebelum umat umatmu terdahulu. Dan لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ disini yang berarti agar kalian semua bertaqwa. Taqwa sendiri yang dimaksudkan adalah menjauhi kema’siatan atau larangan sehingga ayat لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ini bermaksud agar kalian semua menjauhi kema’siatan/larangan. Sehingga ayat ini bermakna bahwasanya, “Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan rosul-Nya dan segala sesuatu yang berasal dari Allah SWT, diwajibkan atasmu berpuasa Romadhon sebagaimana telah diwajibkan atas umat-umat sebelum kalian agar senantiasa kalian menjauhi kema’siatan ataupun larangan. Pada dasarnya ayat ini adalah ayat himbauan untuk mengerjakan puasa Romadhon.

Untuk ayat perintah puasa Romadhon nya terdapat pada ayat 185 suroh Al-Baqoroh شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ. Dalam lafadh فَلْيَصُمْهُ menjadi sebuah penekanan untuk kewajiban puasa. Karena lafadh ini terdapat Lam jazem (amil jazem) yang membuat fi’il mudhori’ dijazemkan sehingga menjadi amar (perintah) yang bersifat kuat bahwasanya penegasan untuk berpuasa Romadhon adalah suatu kewajiban.
Semoga kita senantiasa dirahmati Allah.. Wallahu a’lam bisshowab
Wasalamualaikum wr. wb

Advertisements