*MAKSIMALKAN WAKTU*

mari-kelola-waktu-dengan-baik-karena-waktu-adalah-uangAda satu hal yang masih menjadi misteri keberadaannya hingga sekarang. Hal tersebut adalah waktu atau kadangkala bisa juga disebut sebagai kesempatan. Apa yang mendasari saya mengatakan bahwa waktu adalah sesuatu yang misterius ?

Apabila ditinjau dari segi khasanah sains fisika maka bukti yang paling nyata adalah banyak fisikawan yang masih dibuat tercengang oleh t0 atau waktu awal sebelum dentuman big bang terjadi. Dan bahkan waktu dikategorikan sebagai dimensi ke tiga yang mengikat dimensi lainnya yaitu ruang dan waktu.

Dan apabila kita tarik kemisteriusan waktu ke ranah islam, maka kita tak jarang mendengar waktu laksana sebilah pedang. Hanya ada dua pilihan, engkau memanfaatkannya untuk menebas atau justru engkau yang ditebas.

Alur kehidupan kita berada di jalur kesempatan yang sama dan waktu yang diberikan oleh sang pencipta pun sama jumlahnya, yaitu 24 jam. Lantas mengapa hasilnya selalu berbeda. Ada orang yang selama 24 jam porsinya berhasil menguasai lusinan bahasa asing. Namun tak jarang pula ada orang yang menghabiskan jatah 24 jam hanya denga bermalas – malasan di atas kasur.

Mungkin penyebab utama adalah istilah yang kini tengah ngetren di kalangan pemuda – pemudi, yaitu gabut atau mager. Tahukah engkau kawan, bahwa gabut bisa timbul akibat tabiat kita yang terlalu sering meremehkan waktu.

Dan itu semua akibat kegiatan menunda yang terlalu berlebihan sehingga timbul kemalasan. Akibatnya banyak waktu kosong terbuang sia – sia dan kita telah masuk golongan orang merugi karena detik – detik yang telah berlalu tidak bisa engkau tarik kembali.

Sudah barang tentu kebiasaan menunda sering dilakukan oleh para penulis pemula dan beberap mahasiswa lengkap dengan tugasnya. Lantas solusi yang mungkin bisa dipakai adalah berbuatlah semaksimal mungkin disetiap detik kehidupanmu.

Seperti ungkapan dari seorang tokoh besar India, Mahatma Ghandi. Hiduplah seolah – olah engkau akan mati esok. Karena kita tidak akan pernah mengerti seberapa jauh kaki ini bisa melangkah. Jadi pilihan utamanya hanyalah memaksimalkan setiap detik nadi kehidupan ini dan biarkan waktu tetap berjalan bersama kemisteriusan yang ia bawa.????

*Sendangagung, 21 Januari 2017

#SemangatBeraktivitas

Oleh : Moh. Wahyu Syafi’ul Mubarok

Advertisements