Besama Berkarya, Siap Menyongsong Indonesia Emas 2045

Alhamdulillahirobbil’alamiin, pada tanggal 12-13 November 2016 lalu Jama’ah Intelektual Mahasiswa Muslim Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga berhasil melaksanakan program kerja terbesarnya yakni Islamic Science and Technology Fair 2016. Acara yang bertemakan “Membangun Kembali Peradaban Islam Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045” ini memiliki serangkaian lomba yang diselenggarakan pada tanggal 12 November 2016, yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (LKTIA) dan Cerdas Cermat Islam (CCI) yang keduanya dilaksanakan bertempat di Fakultas Sains dan Teknologi serta Mushabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ) yang dilaksanakan di Masjid Ulul ‘Azmi Kampus C.
Ketiga lomba tersebut diikuti oleh siswa tingkat SMA/MA/SMK/sederajat se-Jawa dan Bali. Selain itu ISEF 2016 juga mengadakan lomba yang dilakukan secara online yakni Desain Poster dan Cipta Puisi yang diikuti oleh Masyarkat umum seluruh Indonesia. Hari kedua yang merupakan acara puncak diisi dengan Seminar Nasional “Integrasi Islam dan Ilmu Pengetahuan Menuju Generasi Cerdas Berakhlaqul Karimah” yang dilaksanakan pada tanggal 13 November 2016 di Aula Kahuripan Lantai 3 Rektorat Universitas Airlangga.

Seminar Nasional yang dihadiri sekitar 250 peserta mahasiswa maupun masyarakat umum itu diisi oleh K.H. Abdurrahman Navis, Lc.,M.HI. (Ketua Fatwa MUI Jawa Timur) dan Prof. Dr. Mohammad Sholeh, Drs.,M.Pd.,PNI. (Pendiri Rumah Sehat Avicena ) dengan moderator Muhammad Ahalla Tsauro (Finalis Mawapres UNAIR). Acara ini dibuka dengan Sholawat Nabi yang dibawakan oleh Grup Banjari Ulul Albab FST UNAIR dan Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Fauzi (Kafilah MTQM Nasional 2015) beserta terjemahnya yang dibacakan oleh Anin Nurrosyidah Syafitri.

Seminar Nasional yang bertajuk “Integrasi Islam dan Ilmu Pengetahuan Menuju Generasi Cerdas Berakhlaqul Karimah” ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi yang pertama yakni sebelum Dhuhur dengan pembicara K.H. Abdurrahman Navis, Lc.,M.HI., beliau menyampaikan mengenai kajian Islam dan kaitannya dengan Ilmuwan-ilmuwan Islam beserta perkembangan ilmu pada zaman Yunani Kuno. Beliau menyebutkan beberapa nama Ilmuwan Muslim yakni Al-Faraby, Ibnu Sina, dan Al-Khawarizmi. Karena untuk menjadi Generasi yang Cerdas Berakhlaqul Karimah haruslah meneladani para Ilmuwan-ilmuwan Muslim dizaman dahulu. Sesi yang pertama ini juga diisi dengan motivasi sholat Tahajjud oleh Komunitas Tahajjud Berantai (KUTUB) yang sebelumnya diisi dengan penampilan dari Grup Nasyid Hamasah Voice. Setelah Sholat Dhuhur dilanjutkan sesi kedua dengan pembicara  Prof. Dr. Mohammad Sholeh, Drs.,M.Pd.,PNI., penulis Buku Best Seller Terapi Sholat Tahajjud ini menceritakan mengenai pengalamannya ketika meneliti imunitas seseorang ditinjau dari pelaksanaan shalat Tahajjud yang membuktikan bahwa shalat Tahajjud mempengaruhi kinerja hormon manusia sehingga mampu mengatasi gangguan kesehatan. Hal ini membuktikan bahwa antara Ilmu Pengetahuan dan Islam sangat berkaitan, apa yang diajarkan oleh Agama Islam selalu memberikan dampak yang baik dalam kehidupan manusia salah satunya yaitu dibidang kesehatan.

Acara Seminar Nasional ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara lomba ISEF 2016 serta pernampilan juara 1 MSQ ISEF 2016 yang berasal dari MAN Nglawak Kertosono dan ditutup dengan do’a penutup. Dengan diselenggarakannya seminar  ini diharapkan bisa menambah Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Agama Islam bagi para peserta dan serangkaian lomba ISEF dapat menjadikan peserta mampu untuk berunjuk gigi membawakan ide-ide baru seperti yang diungkapkan oleh Safri Ilman selaku ketua pelaksana ISEF 2016 pada sambutannya. Selain itu diharapkan  juga dapat menjadikan JIMM FST UNAIR lebih akrab dikenal oleh masyarakat umum tidak hanya kalangan mahasiswa saja agar dakwah Islam pun dapat lebih mudah menyebar keseluruh penjuru Indonesia yang salah satunya dengan kegiatan seperti ini. ISEF 2016, Bersama Berkarya Indonesia Jaya, Allahu Akbar. (Evivi)

#ISEFUNAIR2016

Advertisements