Sebab, Lelah Menuntut Ilmu Adalah Kebinasaan (Juara 1 Lomba Cipta Puisi ISEF 2016)

Juara 1
Hudha Abdul Rohman
Sebab, Lelah Menuntut Ilmu Adalah Kebinasaan

ternyata sudah siang, malas masih beradu dengan raga tanpa kepastian
aku masih seperti ini, tidak bergerak apalagi menyusun rencana, seperti hujan
yang menyiapkan indahnya pelangi
seberapa malukah aku: malas yang menyayat, akal kosong tak berisi, dangkal
ilmu yang tak kunjung usai


saat diriku lelah dalam belajar
semangat mulai luntur dan hilang perlahan
langkah kaki setengah sampai
tangan tak kuasa menggapai
otak tiba-tiba menjadi tumpul, tak berdaya
mungkinkah aku menyia-nyiakan, kesempatan dan waktu ini?
rajinku membaca menjadi penerang
ketika gelap malam kembali datang
sabarku menafsir ibarat derasnya air mengalir
menjadi penyejuk saat matahari menyilau terang
ikhlasku mengamalkan menjadi jalan panjang
seperti pahala yang tak akan pernah putus
semuanya: tidak sekarang aku petik, tapi di masa akan datang saat menghadapMu
ku gunakan masa muda ini
belajar perkuat iman takwa sesuai bait-bait kitab suciMu
mengikuti sunnahMu sama seperti tafsiran sahih Muhammad ku
hati yang rindu teduh ayat-ayat suci Al Quran
bibir yang berusaha merapal tafsir hadist-hadist sahih
tuntut raga yang lemah ini, dalam menuntut ilmu, sampai ajal  menjemput
tidak perlu risau apa kata orang
tak bisa membaca apalagi menafsirkan bukan bumerang
berilmu bukan siapa yang kalah dan bukan siapa yang menang
tapi, tentang sebuah kelapangan hati, ikhlas untuk belajar dan berjuang

Advertisements