“Jangan Hakimi Aku Karena Hijrahku”

Oleh  : Mbak Amalia (Fakultas Farmasi)

Hijrah, apa sih itu hijrah? Mungkin menurut sahabat hijrah itu adalah sebuah proses, berpindah, meninggalkan sesuatu yang buruk menuju sesuatu yang lebih baik. Istilah hijrah sudah banyak dijelaskan dalam Al-Qur’an yaitu dalam Surat Al-Kahfi : 16, Surat An-nisaa : 100 dan Surah Muhammad : 7.

Dalam Surah Al-Kahfi ayat 16, diceritakan hijrahnya Ashabul Kahfi menuju suatu gua karena kedzaliman pemimpin daerahnya pada masa itu. Para Ashabul Kahfi melakukan proses hijrah ini untuk menuju sesuatu yang lebih baik bagi hidupnya. Dalam Surah An-nisaa ayat 100 disebutkan bahwa Allah SWT memberikan keistimewaan kepada orang yang mau berhijrah yaitu berupa ampunan dan kasih sayang oleh-Nya. Dan dalam Surah Muhammad ayat 7 dijelaskan tentang bagaimana keteguhan hati setelah berhijrah.

Kisah hijrah juga dapat kita ambil dari cerita sahabat Rasulullah SAW, yaitu Umar bin Khattab. Umar bin Khattab sebelum beliau berhijrah dan memeluk islam, beliau adalah seorang yang sangat disegani oleh kaum kafir Quraisy, dan sangat berpegang teguh dengan kepercayaan nenek moyangnya. Sampai suatu hari, Khalifah Umar ingin mendatangi Rasulullah SAW dan membunuhnya, tetapi hidayah Allah SWT datang melalui adiknya dan suami adiknya yang membaca ayat suci Al-Qur’an. Mendengar bacaan ayat suci Al-Qur’an membuat hati Khalifah Umar terketuk dan akhirnya mendatangi Rasulullah dengan niatnya yang ingin memeluk islam. Setelah hijrahnya Khalifah Umar menjadi seorang muslim, beliau sangat berpegang teguh pada keyakinannya dan Islam pun berkembang pesat karena Khalifah Umar memiliki pengaruh yang sangat besar pada pemerintahan masa itu. Dari cerita Khalifah Umar bin Khattab tersebut, kita dapat mengambil hikmah yaitu proses hijrah itu memang sangat berat dan butuh proses yang panjang, tetapi hijrah membawa kita menuju hal yang lebih baik dan bermanfaat bagi diri kita dan keteguhan akan kepercayaan yang kita miliki akan semakin kuat.

Sahabat mungkin sering mendengar ajakan ajakan untuk hijrah ke jalan yang lebih baik, hal ini tidak lain bertujuan untuk memperbaiki keimanan kita dan menjadikan kita insan yang lebih baik lagi. Kita semua mengetahui bahwa hijrah itu tidak mudah, butuh proses panjang dan pengorbanan. Untuk melakukan hijrah itu kita membutuhkan keistiqomahan kita dalam melakukannya.

Melihat betapa beratnya proses seorang mukmin untuk berhijrah maka dukunglah prosesnya, jangan malah menghakiminya, karena semata mata hijrahnya dia lakukan untuk mencari ridho Allah SWT dan menjadikannya insan yang lebih baik lagi. Seperti disebutkan dalam Surah Muhammad ayat 7 yang memiliki arti :

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama ) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”

Advertisements