SABAR MENGHADAPI COBAAN

sekolah_ignatiusliliksp

Setiap manusia, tua maupun muda, laki – laki maupun perempuan, pasti akan mengalami berbagai cobaan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam ayat – ayat berikut :

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (TQS Al – Baqarah : 155 – 157)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (TQS Al – Baqarah : 214)

Cobaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia bermacam – macam bentuknya. Mulai dari masalah kecil seperti kehilangan dompet, handphone, dll. Hingga masalah besar  seperti para warga Kediri yang terpaksa mengungsi akibat meletusnya Gunung Kelud pada tanggal 14 Februari 2014 silam (Gambar bisa dilihat di bawah ini).
pkb-rhoma-irama-rela-lelang-gitar-buat-pengungsi-gunung-keludpengungsi-sinabung-140214b
Sebenarnya, cobaan yang bermacam – macam itu merupakan suatu bentuk kecintaan Allah SWT terhadap makhluknya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW :

“Sesungguhnya Allah Azza wajalla jika mencintai suatu kaum, maka Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Barangsiapa yang sabar, maka dia berhak mendapatkan (pahala) kesabarannya. Dan barangsiapa marah, maka dia pun berhak mendapatkan (dosa) kemarahannya. (Telah diriwayatkan oleh Ahmad melalui jalur Mahmud bin Labid).

                Hadist tersebut juga menyampaikan bahwa barangsiapa yang ridha / bersabar ketika menghadapi cobaan maka akan mendapatkan pahala. Dan barangsiapa yang marah ketika menghadapi  cobaan maka akan berdosa. Sebab,  marah terhadap qadha Allah itu haram hukumnya dan jika dilakukan akan berdosa . Al –Qirafi’ menuturkan dalam as-Dakhirah adanya ijma (kesepakatan) para mujtahid atas keharaman marah terhadap Qadha dari Allah. Lafadznya ijmanya adalah “Marah terhadap qadha Allah hukumnya haram berdasarkan ijma”. Contoh marah terhadap qadha Allah itu ketika kita mendapat cobaan kemudian kita berkata “Apa (gerangan) yang telah aku perbuat hingga aku ditimpa dengan cobaan ini, dan apa dosaku? Padahal aku tidak layak mendapatkannya.” Nah, yang seperti ini tidak boleh dicontoh.
                Maka dari itu kawan – kawanku sekalian, sebagai seorang muslim yang baik hendaknya kita selalu  bersabar dalam menghadapi cobaan. Kita tidak boleh marah , dan juga tidak boleh berputus asa. Percayalah bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan (TQS Al-Insyirah : 6). Di setiap cobaan, pasti ada solusi, dan pasti ada hikmahnya. Ingatlah Allah itu maha tahu dan maha adil , Allah tidak pernah memberikan cobaan melampaui batas kemampuan makhlukNya. Jika cobaan itu terlalu berat, mintalah kepada Allah untuk diberi kemudahan.
                Sekian yang ingin disampaikan admin kali ini. Semoga setelah membaca sedikit penjelasan di atas, kawan – kawan semakin mantap hatinya untuk selalu bersabar dalam menghadapi setiap cobaan. Terima kasih , Jazakumullahu khairan  ^^
# JIMM FST UA – – – My Friend And My Family – – – Dekat Bersahabat #
Advertisements