Oh IBU, Oh AYAH

Kemesraan Abi, Umi, dan Ana
Kemesraan Ayah, Ibu, dan Aku

“IBU” ya mungkin semua orang tahu bahwa sesosok ibu adalah hal yang paling indah yang telah dianugrahkan oleh tuhan kepada kita. Betapa tidak, hadirnya seorang ibu dalam diri kita layaknya pahlawan bagi kita dan keluarga. Dengan sekeras tenaga, ibu berhari hari dan berbulan bulan siap menjaga dan melindungi kita didalam kandungangannya. Entah berapa ukuran berat  yang akan ditanggungnya nanti mereka pun telah ikhlas. Tidak sampai disitu kawan, perjuangan seorang ibu terus berlanjut hingga nyawapun dijadikan taruhannya. Mereka rela hidup dan mati demi melahirkan sang buah hati tercinta. Sebab, di dalam lubuk hatinya telah tersimpan harapan yang besar kepada sang putra kelak.

Tidak hanya ibu yang berada disamping kita sebab juga ada “AYAH” yang senantiasa berada dibelakang kita yang menopang segala kebutuhan yang kita perlukan. Bekerja tanpa kenal lelah, dan berharap agar keperluan sang anak bisa tercukupi. Ia relakan tulang dan ototnya untuk bekerja keras lebih keras, hingga umur yang semakin tuapun tidak akan mengurangi rasa kegigihannya dalam bekerja. Meskipun terkdang ia jarang sekali menunjukkan rasa sayangnya kepada kita sebab terhalang waktu bekerjanya, namun dari lubuk hatinya ia lakukan hanya

untuk sang anak, dan tidak akan putus untuk menanyakan perkembangan anaknya tersebut kepada istrinya (ibu anda)

Harapan orang tua tersebut hanyalah agar anak selalu patuh kepadanya dan juga kepada sang pencipta yakni Allah SWT. Sehingga dengan demikian anak akan berjalan dijalan yang lurus dan senantiasa diberikan petunjuk olehNya. Perjalanan mereka akan menapaki jalan kesuksesan, sebab sukses akan dicapai manakala kita senantiasa memikirkan pihak-pihak yang telah membantu dan mendukung kita. Semoga kita senantiasa diberikan jalan yang baik oleh Allah SWT. Amin..

Namun, bagaimana jika seorang anak tidak mempunyai rasa kepatuhan kepada orangtua khususnya ibu dan sang Maha Pencipta ?

Manakala ia hendak selalu mementingkan ego daripada keinginan orang tua, sehingga yang terjadi hanyalah akan menyakiti hati orang yang telah membesarkan kita. Maka timbullah rasa sakit hati yang akan dirasakan oleh orangtuanya tersebut dan juga Allah SWT yang telah menciptakannya. Sebab ridho orang tua adalah ridho Allah maka anak tersebut akan melalui banyak masalah dan kesulitan dalam hidupnya. Na‟udzubilahh..

Bagaimana kawan, sudahkah anda mematuhi segala yang telah orangtua anda inginkan ?

Dan kini saya pun kembali berucap kepada BUNDA panggilan sayang ku kepada ibu bahwa Aku sangat menyayangimu karena Allah, dan aku berharap semoga Allah memberikan ridho Nya agar ibu akan senantiasa bersama denganku dan aku mampu untuk membahagiakanmu.Amin,,,

Terima kasih ibu atas segala jasamu yang begitu besar yang tak akan pernah sanggup aku tuk menggantinya..

Dan pada ayah semoga engkau senantiasa diberikan kekuatan Allah dalam bekerja keras mencukupi kebutuhan. Sebab, engkau telah melakukannya dengan ikhlas maka Allah pun akan meridho‟i dan menjadikan berkah disetiap langkah yang telah kau lakukan. Amin..

Advertisements